KINERJA PEREDAM SUARA / PEREDAM RUANGAN

Sebuah slab beton umumnya dapat difungsikan untuk isolasi suara/peredam suara/peredam ruangan .Massa yang besar (berat )memberikan banyak isolasi suara dari getaran yang memasuki atau meninggalkan ruangan . Slab memang memiliki kelemahan pada frekuensi tertentu .Lantai kayu lapis yang memiliki rongga sering digunakan untuk menjaga slab beton terhadap frekuensi tertentu ini . Lantai berongga juga dapat melindungi ruangan dari dampak getaran yang masuk . soundproofing slab

Pada frekuensi tertentu (123Hz) getaran suara dapat merambat melalui bagian bawah slab beton merambat memasuki ruang sebelahnya bila tidak dilindungi sebagai media tranfer energi gelombang suara. soundproofing slab3

Acourete Mat mendasari penginstalan pada beton secara efektif akan melindungi terhadap frekuensi tertentu . Beberapa bonus tambahan lantai kayu lapis bercelah di atas slab akan memberikan efek pemutusan hubungan getaran antara material atau sering di kenal dengan istilah airtraping. soundproofing slab5

Kecepatan gelombang lentur melalui panel dapat bervariasi. Tergantung pada materi dan frekuensi , gelombang lentur dapat melakukan perjalanan lebih lambat atau lebih cepat dari kecepatan suara di udara . Kecepatan getaran perjalanan melalui udara ( suara yang dapat didengar )adalah konstan . Suara di udara selalu bergerak pada 768 MPH . Apa yang terjadi ketika gelombang lentur menjalar pada kecepatan sama seperti getaran suara melalui udara? Kami menemukan gelombang sekarang tumpang tindih Gelombang dikatakan bertepatan . Gelombang bertepatan saling memperkuat menghasilkan penurunan yang signifikan dalam isolasi pada frekuensi . Bahan-bahan punya kemampuan untuk mengisolasi frekuensi yang berkurang .Ini adalah hal yang buruk bagi kita . soundproofing slab6

soundproofing slab7

Gelombang lentur biru merambat melalui panel drywall seperti yang terlihat dari atas. Gelombang Merah adalah frekuensi yang sama merambat diudara. Ketika dua    kurva ( kecepatan ) tumpang tindih seperti yang ditunjukkan,penguatan yang terjadi dan materi kemudian akan menciptakan frekuensi itu.Frekuensi ini disebut Coincincident Point atau Frekuensi Kritis Setiap panel solid memiliki titik Coincincidence Point, termasuk drywall, kayu lapis, beton dan kaca .

soundproofing slab8

BILA ANDA INGIN MEMBANGUN SEBUAH RUANGAN YANG AKAN DIPERGUNAKAN UNTUK AKTIFITAS YANG BERKAITAN DENGAN SUARA APA YANG PERLU DIPERHATIKAN ? q1

dfBila anda membangun sebuah ruangan yang digunakan untuk aktifitas yang berkaitandengan suara, misalnya Home Theater dan studio ataupun ruang rapat / konferensidan ruang konser,ada 2 hal yang harus diperhatikan,yang pertama adalah bagaimana membuat ruangan terisolasi secara akustik dari lingkungan sekitarnya dan yang ke dua bagaimana mengkondisikan ruangan agar berkinerja sesuai dengan fungsinya. Hal pertama sering disebut sebagai insulasi(membuat ruangan kedap suara atau soundproof),sedangkan yang kedua adalah pengendalian medan akustik ruangan. Kedua hal ini seringkali tertukar balik bahkan tercampur-campur dalam penyebutannya, sehingga tidak jarang orang menyebut mineral wool atau glasswool misalnya sebagai bahan kedap suara,dimana seharusnya adalah bahan penyerap suara. exuberant2Bila pernyataan mineral wool/glaswool adalah bahan kedap suara benar,bisadibayangkan apa yang terjadi bila dinding ruang hanya terbuat dari bahan mineralwool/glasswool saja Alih-alih inginmenghalangi suara tidak keluar ruangan,yang terjadi adalah suara keluar ruangan dengan bebasnya. Apa yang harus kita lakukan apabila kita ingin membuat ruangan yang terisolasi secara akustik dari lingkungannya atau dalam bahasa sehari-hari ruangan yang kedap suara. Ada lima prinsip yang harus diperhatikan agar system tata suara kita (yangterkadang di beli dengan dana yang tidak sedikit)dapat dibunyikan sesuai dengan keinginan kita tanpa harus mendapatkan response (dari tetanggaataupun keluarga kita sendiri) “ berisik,tolong kecilkan donk” atau bahkan dilempari batu…:)..

Lima prinsip dasar itu adalah :

  • 1.Massa
  • 2.Dekompling Mekanik atau isolasi mekanik
  • 3.Absorpsi atau penyerap suara
  • 4.Resonansi
  • 5.Konduksi

Prinsip 1 : Massa                                                                                                                                                                                                    

Prinsip massa ini berkaitan dengan perilaku suara sebagai gelombang. Apabilagelombang suara menumbuk suatu permukaan, maka dia akan menggetarkan permukaanini. Semakin ringan permukaan, tentu saja semakin mudah digetarkan oleh gelombang suara dan sebaliknya,seperti halnya kalo anda mendorong troley kosong akan lebih ringan dibandingkan mendorong troley yangterisi penuh dengan batu bata. Tentu saja untuk membuat perubahan besar pada kinerja insulasi,perlu perubahan massa yang besarpula. Secara teoritis,dengan menggandakan massa dindingkita (tanpa rongga udara),akan meningkatkan kinerja insulasi sebesar6 dB. Misalnya anda punya dinding drywall gypsum dengan single stud,maka setiap penambahan layer gypsum akan memberikan tamba han insulasi 4-5 dB.

Prinsip 2 : Dekompling Mekanik                                                                                                                                                                            

Prinsip dekopling ini adalah prinsip yang paling umum dikenal dalam konsep insulasi.Sound clips,resilient channel, staggeredstud, dan double stud adalahbeberap contoh aplikasinya.Pada prinsipnya dekopling mekanik dilakukan untuk menghalangi suara merambat dalam dinding,atau menghalangi getaran merambat dari permukaan dinding ke permukaan yang lain.Energi suara/getaran akan“hilang”oleh material lain atau udara yang ada diantara 2 per mukaan.Yang seringkali dilupakan, dekopling mekanik ini merupa kan fungsi dari frekuensi suara, karena pada saat kita membuat dekopling,kita menciptakan system resonansi, sehingga system dinding hanya akan bekerja jauh diatas frekuensi resonansi itu.In sulasi akan buruk kinerjanya pada frekuensi dibawah ½ oktaf frekuensi resonansi.Jika anda bisa mengendalikan resonansi ini dengan benar,maka insulasi frekuensi rendah(yang merupakan problemutama dalam proses insulasi) akan dapat dicapai dengan baik.

Prinsip 3: Absorpsi atau penyerapan energi                                                                                                                                              

Penggunaan bahan penyerap suara dengan cara disisipkan dalam system dinding insulasi akan meningkatkan kinerja insulasi,karena energi suara yang merambatmelewati bahan penyerap akan di ubah menjadi energi panas (utk menggetarkan partikel udara yang terperangkap dalam pori2 bahan penyerap. Bahan penyerap inijuga akan menurunkan frekuensi resonansi system partisi/dinding yang di dekopling.(Pernahkah anda mencoba meletakkan mineral wool/glasswool didepan center loudspeaker system Home Theater anda? Coba bandingkan bila anda letakkandi depan subwoofer anda?) Setelah anda mencoba, maka anda akan memahami, bahwa insulasi atau soundproofing tidak ditentukan semata oleh bahan penyerap apa yang diisikan dalam dinding anda. Jika anda menggunakan dinding sandwichkonvensional(kedua permukaan dihubungkan oleh studd dana nda isi celah diantaranya dengan bahan penyerap suara, suara akan tetap dapat lewat melalui stud tanpa harus melalui bahan penyerap suara. Jadi bahan penyerap hanya akan efektif bila ada dekopling.

Prinsip 4: Resonansi                                                                                                                                                                                                  

Prinsip ini bekerja bertentangan dengan prinsip 1, 2, dan 3, karena resonansibersifat memudahkan terjadinyagetaran.Bila getaran terjadi pada frekuensi yang sama dengan frekuensi resonansi system dinding anda,maka energi suara akandengan mudah menembus dinding anda (seberapa tebal dan beratpun dinding anda) Ada 2 cara untuk mengendalikan resonansi ini:

1.Redam resonansinya, sehingga amplituda energi  yang sampai sisi lain dinding akan sangat berkurang.     Anda dapat menggunakan     visco-elastic damping compound,tapi jangan gunakan Mass Loaded Vinyl.

2.Tekan frekuensi resonansi serendah mungkin dengan prinsip 1,2 dan 3.

Prinsip 5: Konduksi   

Ingat bahwa suara adalah gelombang mekanik, sehingga apabila dinding anda terhubung secara mekanik kedua sisinya,maka suara akan dengan mudah merambat darisatu sisi ke sisi lainnya.Untuk mengendalikannya tentu sajaada harus memotong hubungan mekanis antara sisi satu dengan sisi yang lain,misalnya dengan dilatasi antarsisi,menyisipkan bahan lain yang memiliki karakter isolasi lebihtinggi (beda Impedansi Akustik atau tahananakustik),menggunakan studs dengancara zigzag,dsb.Konduksi ini juga yang seringkali menyumbangkan problem flangking suara antar ruang (Itu sebabnya pemberian dekopling/dilatasi padalantai dan langit-langit juga penting.Sudahkan ruangan theater atau studio anda mempertimbangkan hal diatas?Jika belum maka anda dapat melakukan hal ini untuk meningkatkan kinerja insulasi partisi atau dinding anda

1.Tambahkan massa partisi anda

2.Berikan dekopling mekanik pada partisi/dinding anda

 3.Tambahkan bahan penyerap suara

4.Tambahkan damping mekanil pada sistem mekanik/dinding anda

PENGERTIAN HOME THEATER DAN KEGUNAANNYA

Apakah di rumah anda sudah menggunakan speaker sistem “home theater ,jika sudah apakaha anda semua sudah mengetahui pengertian tentang home theater tersebut berserta kegunaan sistem audio home theater tersebut,berikut penjelasan detail semua tentang home theater mulai dari pengertia ,kegunaan,fungsi dan banyak lagi,karena saya lihat banyak sekali orang salah mengertikan fungsi home theater tersebut :

q1maka film akan terasa seperti di bioskop,karena di bioskop juga menggunakan Pengertian: home theatre di buat sebagai salahsatu sistem audio yang dilengkapi fitur audio 5 in1 ch , 7 in 1 ch dan 9 in 1 ch (5 in 1 ch di kenal dengan 5.1ch.begitu juga dengan fitur audio lainny) dan perangkat ini di lengkapi dengan banyak jumlah speaker,home theater standart biasanya memiliki 4 speaker audio R dan L,satu unitspeakercenter dan 1 sobwofer,4 speaket audio R dan L tersebut memiliki audio yang berbeda-beda,Kualitas audio di keluarkan ketika kita menonton sistem audio 5in 1ch tersebut,

aw5sehingga bisa di buat kesimpulan :fungsi utama home theater ini adalah sebuah sistem audio yang bisa menghasilkan kualitas audioberbeda setiap sisi ketikakita nonton film.banyak orang salah memasang tata letak audio home theater ,tata letak yang benar pada home theater di ruang adalah sebagai berikut : 4 speaker R dan L terbagi atas front left,front right,left surround dan right surroud .dsuntuk tata letak home theateryang benar adalah letakan front left,front right pada sisi sudut ruang depan tv .pada bagian tegah atau/di bawah tv letakan speaker center.pada sisi tengahkiri atau kanan letakkanspeaker subwoofer .dan pada sisi sudut belakang ruangan letakkan speaker left surround dan right surround dengan cara pemasangan home theater seperti diatas dan bisa di pastikan anda akanmendapatkan kualitas audio terbaik seperti di bioskop ketika menonton.eccentric2Untuk merk home theater terbaik seperti nya banyak sekali seperti merk sony,samsung,lg dan banyaklagi.rata-rata kualitas audio yang di keluarkan hampir mirip2 semua, hanya saja sebagian merk mengeluarkan home theater di lengkapi dengan desain yang mewah dan subwoofer/speaker jauh lebih besar(Ukuran inci speaker).Banyak orangtidak mengerti akan fungsi home theater ini sehingga muncul pertanyaan apakah home theater bagus untuk karaoke dan home theater yang bagus untuk karaoke.ini merupakan salah satu pertanyaan clasik oleh pengguna umum. diatas sudah saya jelaskan akan fungsi home theater ini adalah untuk audio ketika kita nonton film

dfHome theater ini lebih dekat dengan pengertian homesinema (home-cinema-systems ),yaitu sebuah audio untuk sinema alias orang hobinonton film.jika anda hobikaraoke jangan habiskan uang anda membeli home theater tersebut,karena percuma anda beli home theater harga 11 juta pun tidak akan memberikualitas audio karaoke yang baik, karena sistem audio di hometheater ini tidak di peruntukan untuk karaoke. jika anda ingin mencari speaker kualitas audio terbaik untuk karaoke,saya menyarankan anda menggunakan SPEAKER PASIF,speaker pasif terkenal dengan kualias audio yang di keluarkan sangat cocok untuk anda yang hobi karaoke ,merk speaker pasif yang paling banyak di gunakan untuk karaoke seperti bmb ,jbl .yamaha dan banyak lagi,mungkin soal detail perangkat audio untuk karaoke akan saya bahasdi artikel akan mendatang,di artikel ini saya bahas khusus untuk home theater. av2 dari atas bisa di buat kesimpulanjika sebuah perangkat audio sistem home theater tidak cocok di gunakan untukkaraoke, namum jika anda paksakan juga untuk karaoke tetap bisa,tetapi kualitas audio yang di hasilkan pasti sangat buruk alias hampir samaseperti kualitas audio speaker aktif.Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana agar home theater yang kita gunakan saat ini bisamenghasilkan kualitas audio 5 in 1 ch,karena banyak pengguna merasa binggung karena ketika di awal membeli test di toko pembelian kualitas audio home theater mereka ingin beli sangat baik .Capturenamum ketika sudah di belidan di coba di rubah,kualitas audio tidak sama seperti di awal pembelian di toko.ini menjadi pertanyaanbanyak pengguna.sebenarnyapenjelasan dari hal ini sangat simpel yaitu apakahvideo yang anda putar dari disc dvd atau blue ray sudah original.karena sebuah disk original atau kaset dvd original baru mendukung audio 5 in 1 ch,jika anda beli kaset bajakan alias kw2 bisa di pastikan fitur audio 5in1ch tidak tersedia . Kesimpulan : dari pembahasan awal hingga akhir,kita bisa ambil kesimpulan rtjika sebuah perangkat home theater dikhususkan untuk mereka yang hobi menonton video dengan kualitas audio terbaik/seperti di bioskop yang menghasilkan kualitas audio 5 in1 ch Home theater tidak cocok untuk anda yang hobi karaoke dan untukmendapatkan kualitas audio 5 in 1 ch ,anda harus menggunakan disk original,karena hanya disk dvd atau blue ray original yang sudah di lengkapi pilihaan 5 in 1 ch. keunggulan dari home theater adalah perangkat audio yang sudah lengkap dengan kata lain home theater ini memiliki speaker khusus dan perangkat pemutarseperti dvd atau blue ray player langsung, pemutar dvd dan blueray pada home theater juga sudah berteknologi tinggi dan di lengkapi mixer audio (amplied auto / digital).

ag2oke mungkin itu saja penjelasan saya tentang home theater ini, saya harap artikel ini bermanfaat,untuk anda yang ingin mencari tv led bisa baca tips memiliki tv lcd dan led .semua artikel di tulis langsung oleh admin riaume.com dan artikel ini tidak ada niat untuk merugikan pihak mana pun.

Blog Anton Nick

 

Sound System versus Akustik Ruang

Pertanyaan yang sering saya jumpai dalam pekerjaan konsultansi kenyamanan mendengar di dalam suatu space (ruang tertutup maupun terbuka) adalah, “Mana yang lebih Penting: Sound System atau Akustika Ruangan?”. Pertanyaan ini mirip-mirip dengan anekdot: “mana yang lebih dulu: ayam atau telur?”.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, biasanya saya mulai dari definisi akustik sendiri. Sebuah sistem Akustik harus memiliki 3 komponen, yaitu Sumber Suara, Medium Penghantar Energi dan Penerima Suara. Apabila salah satu dari 3 hal tersebut tidak ada, maka sistem tidak bisa disebut sebagai sistem akustik. Misalnya saja, didalam sebuah ruangan yang dirancang sedemikian hingga seluruh permukaannya berfungsi secara akustik, tidak akan menjadi ruang akustik apabila tidak ada sumber suara yang dimainkan dalam ruangan tersebut atau tidak ada penonton atau sensor penerima energi suara (microphone-red) yang berada didalam ruangan tersebut. Jadi ke 3 komponen tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Kembali ke pertanyaan awal, lantas mana yang lebih penting kalau begitu?
Akustika Ruang merupakan kondisi audial yang nilainya ditentukan oleh fungsi ruangan atau space itu sendiri. Misalnya, sebuah ruangan kelas memerlukan kondisi akustik ruang yang berbeda dengan ruangan konser musik klasik atau musik pop/rock. Perbedaan berdasarkan fungsi itu kemudian diimplementasikan dalam bentuk: geometri ruangan dan material penyusun permukaan ruangan. Geometri da material ruangan inilah yang kemudian akan berinteraksi dengan sumber suara yang dimainkan dalam ruangan tersebut, yang pada akhirnya diterima oleh pendengar yang ada dalam ruangan, bisa orang yang memiliki telinga (live listening) ataupun microphone sebagai simulator telinga (recording). Interaksi ketiga komponen akustik ini ditunjukkan dengan sebuah fenomena yang disebut sebagai transmisi, absorpsi, refleksi (termasuk diffusi) dan difraksi gelombang suara yang dihasilkan sumber suara. Dari fenomena akustik tersebut muncullah istilah-istilah seperti level suara (SPL), waktu dengung (RT), intelligibility (D50), Clarity (C80), spaciousness (IACC, LF, ASW, dsb). Nilai-nilai parameter itulah yang kemudian dikenal sebagai Akustik Ruang, yang kembali ditegaskan merupakan kondisi mendengar SESUAI dengan fungsi ruangan. Sumber suara yang terlibat disini bisa berupa suara natural dari sumber suara apapun (percakapan manusia, alat musik, dsb) atau dari komponen Sound System yang kita kenal dengan nama Loudspeaker.
Sound System disisi lain, pada dasarnya merupakan sebuah sistem yang pada awalnya dirancang untuk mengatasi KURANG nya energi suara yang sampai ke pendengar karena besarnya volume space atau jauhnya jarak pendengar dari sumber. Itu sebabnya mengapa disebut sebagai Sound Reinforcement System sebagai nama dasarnya, dan disingkat sebagai Sound System. Pada saat sebuah sound system diaplikasikan di dalam ruangan atau spcae, dia berfungsi untuk meningkatkan energi suara yang dihasilkan oleh sumber suara natural dan mendistribusikan energinya kepada seluruh pendengar di dalam space atau ruangan tersebut.
Faktor pendengar di dalam ruangan atau space menjadi kunci dalam menjawab pertanyaan awal. Telinga manusia yang berada dalam ruangan atau space akan menerima 2 komponen akustik dari sumber suara, yaitu suara langsung (energi suara yang menempuh jalur langsung dari sumber ke telinga) serta suara pantulan (energi suara yang sampai telinga setelah menumbuk satu atau lebih permukaan di dalam ruangan). Interaksi 2 komponen ini yang akan menentukan nyaman tidaknya kondisi mendengar di telinga pendengar tadi. Bila suara langsung dan suara pantulan bercampur dengan baik (misalnya tidak ada delay yang berlebihan), maka pendengar akan nyaman merasakan medan akustik di sekitar telinganya. Desain permukaan ruangan yang menghasilkan pola pemantulan yang berinteraksi positif dengan suara langsung dari sumber menjadi sisi krusial dalam desain Akustik Ruang. Suara pantulan ini tidak boleh lebih dominan dari suara langsung. Itu sebabnya level energi suara dari sumber memegang peranan penting bagi pendengar. Apabila level suara sumber memungkinkan untuk mencapai seluruh bagian ruangan (atau seluruh posisi pendengar) maka ruangan tersebut pada dasarnya TIDAK MEMERLUKAN Sound System, karena problemnya adalah bagaimana perancang ruangnya mendesain karakteristik pemantulan yang dihasilkan permukaan dalam ruangan untuk memperkaya suara langsung yang sampai ke telinga pendengar. Sedangkan bila level energi suara dari sumber tidak mungkin mengcover seluruh area pendengar, pada saat itulah diperlukan Sound System. Dalam kondisi ini, problemnya bergeser dari perancangan karakterisasi pantulan ruang menjadi perancangan posisi sumber suara non-natural.
Jadi, Sound System dan Akustik Ruangan sebenarnya adalah satu sistem yang tidak dapat dipisahkan, sehingga pertanyaan awal tadi sebenarnya tidak perlu dijawab, karena keduanya memegang peranan penting dalam porsinya masing-masing. Sound System memerlukan Akustik Ruangan yang minimal baik untuk bekerja secara optimal, dan Akustik Ruangan memerlukan Sound System bila energi sumber suara natural tidak mencukupi levelnya. Dan satu hal yang perlu diingat adalah Sound System tidak boleh mengubah karakter sumber suara yang dia layani, karena fungsinya adalah menjaga kualitas suara sumber supaya tetap terdengar baik di telinga pendengar. Bagaimana kalau suara sumbernya tidak layak didengar? Kalau itu yang terjadi, persoalannya bukan lagi masalah akustik, tetapi masalah sumber suara saja. :)
Sebagai ilustrasi penutup, mengapa seluruh permukaan didalam bioskop bersifat menyerap energi suara (pantulan minimum)? Karena pendengar yang masuk ke dalam ruangan tersebut memang diminta untuk mendengarkan suara “langsung” yang dihasilkan oleh Sound Systemnya, sembari menikmati tayangan visual tentunya. Mana yang lebih penting Sound System nya atau Akustika Ruangannya? Ya keduanya penting, karena kalau Sound Systemnya buruk, penonton (pendengar) akan merasa tidak nyaman secara audial. Sebaliknya, bila kondisi akustik ruangan buruk (misalnya ada pantulan berlebihan atau ada kebocoran suara dari luar), maka kondisi mendengar medan suara yang dihasilkan oleh Sound System akan terganggu.

 

Highclass      21   2

Logo kecil

ACOUSTIC  INTERIOR

Menerima pekerjaan Instalasi Peredam Suara/Peredam Ruangan,Acoustic Treatment,Konsultasi Akustik Ruangan,Interior Design

Home Theater,Karaoke,Music Studio,Film Studio,Concert Hall,Auditorium,Aula, Meeting Room,Tempat Ibadah / Gereja,Power House,Ruang Kedap Suara,Peredam Ruangan,Dll.